A A G
Contact Us

Efektivitas Penggunaan Gelombang Ultrasonik dalam Mengendalikan Hama

Pengendalian Hama

Gambar 1. Contoh hama kecoa

Hama merupakan organisme yang dapat memberikan dampak negative karena menimbulkan adanya kerugian, baik secara finansial maupun kesehatan. Oleh karena itu, pentingnya melakukan pengendalian hama untuk mencegah adanya kerugian yang ditimbulkan. Secara definisi, pengendalian hama merupakan upaya yang dilakukan untuk menekan populasi hama dengan menggunakan beberapa metode. Terdapat beberapa metode dalam mengendalikan hama, yaitu secara fisik, mekanik, pengendalian hayati dan pengendalian kimiawi.

Metode Pengendalian

Gambar 2. Salah satu contoh treatment

  1. Pengendalian fisik :

Usaha dengan menggunakan atau mengubah faktor lingkungan fisik sedemikian rupa sehingga dapat mematikan atau menurunkan populasi hama. Metode ini terdiri dari teknik yang dapat membatasi akses hama, mendorong perbahan perilaku, atau menyebabkan kerusakan/kematian hama secara langsung.

  1. Pengendalian mekanik :

Mematikan hama secara lagsung baik dengan hanya menggunakan tangan atau dengan menggunakan alat bantu lain. Teknik mekanik meliputi, menginjak kecoa atau semut ataupun memukul tikus menggunakan alat (misalnya, sapu).

  1. Pengendalian hayati :

Pengendalian hama dengan menggunakan musuh alami dari hama tersebut. Musuh alami ini dapat berasal dari kelompok predator, pathogen ataupun parasitoid. Teknik dari pengendalian ini, meliputi rantai makanan dalam suatu ekosistem, misalnya tikus dimakan ular.

  1. Pengendalian kimiawi :

Disarankan pengendalian ini merupakan alternative terakhir, karena menggunakan pestisida. Sehingga dalam penggunaannya harus sesuai dosis dan tepat sasaran.

Gelombang Ultrasonik

Gambar 3. Salah satu contoh alat ultrasonik pengusir hama

Saat ini masyarakat telah melakukan berbagai macam cara untuk dapat mengendalikan hama. Pengendalian menggunakan musuh alami sudah banyak dilakukan, kemudian menggunakan perangkap, hingga penggunaan pestisida. Seiring berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi, terdapat salah satu bentuk inovasi dalam mengendalikan hama. Misalnya penggunaan gelombang ultrasonik.

Gelombang ultrasonik merupakan gelombang mekanik longitudinal dengan frekuensi diatas 20kHz (>20000 Hz). Getaran dari gelombang ultrasonik tidak dapat di dengar oleh manusia, karena manusia hanya mampu mendengar bunyi audiosonik ( frekuensi 20 Hz-20000 Hz). Terdapat beberapa hewan yang dapat mendengar bunyi ultrasonik, misalnya nyamuk, kecoa ataupun tikus. Hal ini dikembangkan oleh para peneliti untuk dapat dimanfaatkan dalam mengendalikan hama, terutama hama pemukiman. Karena dapat mengurangi dampak dari penggunaan pestisida, sehingga lebih ramah lingkungan.

Alat yang biasa digunakan misalnya alat ultrasonic modern. Alat tersebut banyak dijual bebas, seperti di e-commerce atau pun pasar swalayan. Akan tetapi, penggunaan alat tersebut belum diketahui secara jelas efektivitasnya.

Terdapat beberapa penelitian yang dilakukan terkait efektivitas gelombang ultrasonik dalam mengendalikan hama, misalnya :

  1. Percobaan tikus

Tikus mampu mendengar suara dengan rentang frekuensi ultrasonik Antara 5 Khz-90 Khz. Namun tikus-tikus tersebut merasa terganggu ketika mendengar suara pada rentang frekuensi ultrasonik > 20 Khz sampai 60kHz. Penelitian yang dilakukan Wijanarko et al. menyatakan bahwa frekuensi yang paling rentan untuk mengganggu pendengaran tikus yaitu frekuensi 50 kHz. Pada frekuensi 50 kHz perilaku tikus sangat terganggu, kebingungan dan tidak makan.

  1. Percobaan kecoa

Frekuensi ultrasonik yang dapat didengar oleh kecoa yaitu <40 kHz. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Lidya, rentang frekuensi ultrasonik yang dapat mengganggu pendengar kecoa yaitu Antara 67-139 kHz. Pada frekuensi tersebut kecoa aktif bergerak mengitari ruang percobaan. Berdasarkan hasil percobaan Lidya terhadap kecoa, hama kecoa dpaat terganggu tetapi tidak menyebabkan kematian

  1. Percobaan nyamuk

Frekuensi ultrasonik yang dapat didengar nyamuk kurang lebih sama dengan kecoa yaitu <40 kHz. Salah satu hasil penelitian yang dilakukan oleh Lidya menyatakan rentang frekuensi ultrasonik yang dapat mengganggu nyamuk yaitu Antara 48-139 kHz. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa pada rentang frekuensi tersebut nyamuk bergerak terbang dengan gelisah mengitari ruangan hingga menyentuh penutup kotak pengamatan. Setelah lebih dari 1 jam, nyamuk yang diberikan perlakuan pada rentang frekuensi tersebut mati.

  1. Percobaan jentik nyamuk

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Masnyur et al. terkait optimasi frekuensi gelombang ultrasonik untuk membunuh jentik nyamuk dihasilkan data yaitu frekuensi optimal yang berkaitan dengan persen kematian tertinggi adalah 86 kHz (frekuensi optimum) dengan persen kematian sebesar 72%. Kondisi tersebut dicapai pada paparan gelombang ultrasonik dengan daya 50W, volume 50 ml dan waktu paparan selama 1 jam.

  1. Percobaan hama wereng

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh agusdian et al. terkait penggunaan gelombang ultrasonik untuk mengendalikan hama wereng, dihasilkan data yaitu Frekuensi gelombang ultrasonik yang mempengaruhi perubahan pola reaksi hama wereng adalah ≥ 40 kHz dan Waktu pemancaran frekuensi gelombang ultrasonik terhadap perubahan efek yang ditimbulkan (hama wereng mati) adalah 180 menit.

  1. Percobaan burung pipit

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Agus et al terkait penggunaan gelombang ultrasonik untuk mengendalikan burung pipit, dihasilkan data yaitu frekuensi gelombang ultrasonik yang mempengaruhi perubahan pola reaksi burung pipit adalah 42 kHz. Pada frekuensi tersebut, burung pipit berhenti makan, bergerak cepat menjauhi transmitter ultrasonik, serta mengeluarkan suara yang lebih cepat dari biasanya.

Efektivitasnya

Gambar 4. Efektivitas dari inovasi gelombang ultrasonik

Berdasarkan hasil penelitian diatas, penggunaan gelombang ultrasonik dapat digunakan dalam mengusir hama untuk tikus,kecoa, dan burung dengan frekuensi yang harus tepat, akan tetapi tidak dapat membuat hama tersebut mati. Sedangkan pada percobaan nyamuk, jentik nyamuk dan hama wereng, gelombang ultrasonik dapat membuat hama tersebut mati, tetapi diperlukan waktu yang sesuai. Studi lain dilakukan oleh Andrade dan Cabrini (2010), yaitu menguji penggunaan alat pengusir nyamuk komersial. Namun dari hasil penelitian tersebut menghasilkan data bahwa penggunaan alat ultrasonik mampu mengundang nyamuk sebanyak 50% lebih tinggi. Beberapa perangkat control hama memiliki efek yang tidak realistis yang menimbulkan dilema bagi pengguna bagi masyarakat. Hal ini dipengaruhi oleh frekuensi gelombang ultrasonik yang digunakan belum tepat. Oleh karena itu, dalam melakukan pengendalian hama sebaiknya menerapkan prinsip IPM (Integrated Pest Management).

Secara definisi, IPM Merupakan metode yang digunakan untuk mengendalikan hama dengan menggabungkan beberapa strategi seperti tindakan prevention, exclution, sanitation dan treatment. Tujuan dari IPM ini yaitu dapat menurunkan populasi hama dan juga menekan penggunaan pestisida sehingga dapat ramah lingkungan.

Integrated Pest Management

Gambar 5. Salah satu solusi pengendalian hama

Prevention

merupakan tindakan yang dilakukan untuk mencegah adanya hama di suatu area. Misalnya, mencegah adanya penumpukan barang, menutup tempat sampah dan memisahkan sampah kering atau sampah basah, mencegah adanya genangan air pada pot tanaman.

Exclution

Merupakan tindakan yang digunakan untuk mengeliminasi akses hama yang ada di suatu area. Misalnya, melakukan penutupan celah menggunakan sealant karet, atau menutup lubang pada dinding menggunakan semen.

Sanitation

Merupakan tindakan yang dilakukan untuk menjaga kebersihan sanitasi suatu area. Misalnya, membersihkan adanya sisa remahan di bagian bawah meja, membersihkan sisa lemak yang menempel pada meja.

Treatment

Merupakan tindakan pengendalian hama yang dilakukan oleh seorang professional, misalnya AAG Pest Control.

Sumber

Agus et al. 2019. Rancang Bangun Alat Pengusir Tikus Dan Burung Pada Tanaman Padi Berbasis Tenaga Surya. Bandung : Universitas Pendidikan Indonesia

Agusdian et al. 2012. Sistem Proteksi Tanaman Padi dari Serangan Hama Wereng Menggunakan Gelombang Ultrasonik dan Penunjuk Arah Angin. Yogyakarta : UIN Sunan Kalijaga

Andrade CF, Cabrini I. 2010. Electronic Mosquito Repellers Induce Increased Biting Rates in Aedes Aegypti Mosquitoes (Diptera: Culicidae). Journal of Vector Ecology. 35 (1) : 75-78.

Bana et al. 2020. Rancang Bangun Alat Pengusir Tikus dan Burung pada Tanaman Padi Berbasis Tenaga Surya. J-Eltrik .2(1) : 37-44

Dadang. 2006. Pengendalian Terpadu Hama Tanaman Jarak. Bogor : Institut Pertanian Bogor

Mansyur et al. 2009. Optimasi Frekuensi dan Dosis Paparan Gelombang Utrasonik untuk Membunuh Jentik Nyamuk. Jurnal Ilmiah Kedokteran. Hal 1-93

Panjaitan L. 2011. Rancangan Alat Pendeteksi dan Pengusir Kecoa dan Nyamuk Berbasis Frekuensi. [skripsi]. Depok: Universitas Indonesia

Telaumbanua M et al. 2018. Control System Design for Rat Pest Repellent in the Rice Field Using a Modified ATMega328 Microcontroller Modified with Ultrasonic Sound Wave. International Journal of Engineering Inventions. 7(8) : 22-28

Wijanarko et al. 2017. Gelombang Ultrasonik sebagai Alat Pengusir Tikus Menggunakan Mikrokontroler Atmega 8. Jurnal Teknologi Informatika dan Terapan. 4(1) : 65-70

Download .pdf

Posted in Umum

slotsensa buku303 bujangjp suhubet atm2000 bujangjp slotsensa buku303 suhubet atm2000 bujangjp slotsensa buku303 suhubet atm2000 bujangjp slotsensa buku303 suhubet atm2000r bujangjp slotsensa buku303 suhubetr atm2000 bujangjp slotsensare buku303 suhubet atm2000 slot777 slot777
beritabandar rumahjurnal radarbandung podiumnews dailyinfo wikiberita musicpromote bengkelpintar liburanyuk jelajah hijau carimobilindonesia pesta nada suara irama dapur kuliner makan enak rasa makanan zona musik top jalan jalan indonesia otomotif motor indo ngobrol olahraga radarjawa medianews beritabumi kabarsantai outfit faktagosip beritagram mabarinfowarkopketapangnewslagupopulerseputardigital updatecepatmarihidupsehatbaliutamahotviralnews cctvjalananberitajalanberitapembangunanpontianaknews monitorberita koronovirus museros iklanjualbeli festajunina capoeiravadiacao georgegordonfirstnation 1reservoir revisednewslondon-bridgessultaniyya Komparasi Algoritma Provider: Membedah Perbedaan Karakteristik Putaran Antar Developer Analisis Korelasi Winrate Temporal Antara Jam Bermain dan Respon Algoritma permainan Sinkronisasi Sesi Malam Mengetahui Jam Tertentu Memiliki Ritme Permainan yang Lebih Konsisten Pemetaan Mahjong Ways2 Secara Empiris Terhadap Akumulasi Peluang Tertinggi Rahasia Analisis Algoritma Digital Melakukan Reset pada Periode Tertentu Evaluasi Distribusi Probabilitas Pergerakan Simbol pada Game Online dengan Volatilitas Tinggi Integrasi Statistik dalam Sesi Digital: Cara Membaca Tren Grafik Kemenangan Sebelum Menaikkan Stake Analisis Korelasi Sistem Terhadap Perubahan Pola yang Terjadi Pasca Maintenance Server Manajemen Psikologi Digital Dalam Menghadapi Perubahan Pola Menjadi Kunci Keberhasilan Strategi Adaptif Berbasis Momentum: Cara Mengubah Ritme Permainan Saat Algoritma Terdeteksi Melambat Kajian Teknik (Re-Spin): Dampak Pengulangan Sesi Terhadap Reset Logika Algoritma yang Sedang Berjalan Rahasia Putaran Otomatis Menentukan Batas Peluang Dan Stabilitas Pola Game Digital Analisis Efisiensi Lucky Neko Mengukur Rasio Kemenangan Terhadap Besaran Modal yang Terstruktur Strategi Adaptif Berbasis Momentum Dan Cara Mengubah Ritme Permainan Saat Algoritma Terdeteksi Sintesis Pola Interaksi RTP dan Jam Kasino Online Membentuk Ritme Permainan yang Lebih Presisi dan Terukur Evaluasi Pola Mengukur Efektivitas Struktur Putaran Terhadap Stabilitas Kemenangan Rekonstruksi Pengalaman Bermain Menjadi Strategi yang Lebih Terstruktur Mekanisme Kerja Baccarat Online Dan Dampak Kecepatan Putaran Terhadap Pola Interaksi Metrik Stabilitas RTP Memahami Fluktuasi Persentase Kemenangan dalam Rentang Waktu 24 Jam Analisis Statistik Harian: Peran Data dalam Menentukan Pilihan Game yang Lebih Optimal Proyeksi RTP Adaptif: Bagaimana Sistem Menyesuaikan Peluang Berdasarkan Volume Pemain Formulasi Angka Sebagai Peluang Munculnya Kombinasi Simbol Melalui Data Historis Fungsi Pola Logika (Wangi): Mengapa Beberapa Sesi Lucky Neko Terasa Lebih Maksimal Secara Teknis Menentukan Performa Game Online Menggunakan Statistik untuk Menghindari Sesi Berisiko Tinggi Studi Dinamika Pragmatic Play Terhadap Perubahan Winrate pada Transisi Jam Sibuk Analisis Geometris Memahami Pola Zikzak dalam Memprediksi Pergerakan Sistem digital Anatomi Algoritma Mahjong Ways2 Terhadap Sesi Tertentu dan Kompresi Simbol yang Identik Dekonstruksi Algoritma Gates Of Olympus Mencari Titik Pola Manual Investigasi Pola Berulang Mengidentifikasi Siklus Kemunculan Scatter Berdasarkan Riwayat Putaran Sintesis Pola Linier Dan Cara Kerja Logika Putaran Terstruktur pada Sesi Pagi Analisis Pengguna RTP Harian Menghadapi Fluktuasi Algoritma Game Digital Evaluasi Stabilitas Persentase Kemenangan Berdasarkan Volume Interaksi Pemain Pemetaan Transparansi Lucky Neko Dan Pengaruh Turnover Terhadap Distribusi Probabilitas Sintesis Algoritma Simbol Kaskade Dan Hubungan Frekuensi Terhadap Tingkat Volatilitas Strategi Anatomi Struktur Komputasi Mahjong Menentukan Titik Utama Pola Kemenangan Pemetaan Probabilitas Multiplier Dan Optimalisasi Putaran pada Dinamika Game Digital Rekonstruksi Mekanisme Scatter Mengidentifikasi Syarat Terbentuknya Putaran Beruntun Evaluasi Parameter Putaran Otomatis Terhadap Kemunculan Simbol Scatter Emas Mahjong Terbaru Komparasi Kasino Digital: Cara Membedakan Tingkat Resiko Berdasarkan Struktur Kartu Tips dan Trik Menjaga Keseimbangan Modal Dan Batas Resiko pada Putaran Volatilitas Tinggi Analisis RTP Terbaru Dan Probabilitas Pendekatan Matematis dalam Menentukan Hasil Maksimal Sinkronisasi Data Pemain Kasino Dan Pengaruh Kecepatan Respon Terhadap Akurasi Pola Putaran Pemetaan Ritme Game Digital Dan Cara Mengubah Momentum Sesuai Kondisi Bermain Taktik Pemetaan Mode Otomatis Mengelola Batas Peluang Tanpa Mengubah Struktur Hasil Rahasia Sinkronisasi Putaran Otomatis Mengukur Batas Kestabilan Peluang Secara Matematis Misteri Algoritma Mahjong Terbaru Menemukan Titik Keseimbangan Peluang pada Sistem Digital Kunci Kalibrasi Putaran Dadu Kasino Menyeimbangkan Rasio Resiko dan Stabilitas Pola Bermain Logika Tersembunyi Algoritma Putaran Dan Cara Menilai Stabilitas Probabilitas Secara Akurat Fakta Sistem Putaran Gates Of Olympus Beruntun Dan Pengaruh Terhadap Kemenangan Berikutnya Optimasi Parameter Momentum Sebagai Penyesuaian Dinamis Berdasarkan Evaluasi Kinerja RTP Real-Time Dinamika Putaran Berbasis Data Menentukan Batas Rasio Peluang yang Paling Efisien Eksplorasi Batas Probabilitas Dalam Mode Putaran Manual Menciptakan Stabilitas Pola Secara Presisi Rahasia Transisi Pola Mingguan Mengelola Batas Risiko dan Kinerja Game Digital Evaluasi Ritme Putaran Terprogram Dan Dampaknya Terhadap Akumulasi Peluang Kemenangan Pertama Mekanisme Baru Game Online: Algoritma Cepat Memaksimalkan Stabilitas Peluang Terstruktur Rahasia Manajemen Saldo: Membentuk Batas Peluang Berdasarkan Pola Kasino Terbaru Analisis Vektor Probabilitas Digital Dan Cara Mengukur Batas Stabilitas Pola Terstruktur pada Putaran Otomatis Sintesis Metrik RTP Real-Time Sebagai Strategi Menentukan Perubahan Algoritma Berdasarkan Fluktuasi Harian Korelasi Frekuensi Scatter dan Kecepatan Server: Rekonstruksi Logika Algoritma dalam Durasi 24 Jam Evaluasi Sistem Teknis Dinamika Volatilitas Memahami Rasio Efisiensi Modal Terhadap Stabilitas Kemenangan Jangka Panjang Evolusi Paradigma Probabilistik Dengan Transformasi Algoritma dalam Ekosistem Digital Analisis Heuristik pada Mahjong Ways 3 Menyeimbangkan Volatilitas melalui Kontrol Ritme Komputasi Slot Online Membedah Presisi Hasil dalam Struktur Mekanik Terbaru Optimalisasi Ekuilibrium Strategis Sebagai Strategi Pendekatan Matematis Terukur untuk Konsistensi Bermain Protokol Adaptif Mahjong Ways Deluxe: Rekonstruksi Pola melalui Distribusi Variabel Stabil Memahami Mekanisme Slot Online Secara Logis dan Prediktif Laporan Teknis Konfigurasi Rtp Mengukur Kemenangan dengan Skema Progresif Dinamika Flux Informasi Mahjong Ways 3 Dan Integrasi Data dalam Lingkungan Stokastik Strategi Evaluasi Pola: Bagaimana Sistem Permainan Membangun Stabilitas Putaran Sempurna Sinergi Algoritmik dan Psikologi: Menjaga Ritme Bermain Kasino Baccarat Lebih Terkontrol Redefinisi Struktur RTP Harian: Strategi Pendekatan untuk Performa yang Lebih Terarah Analisis Diferensial Gates of Olympus Mengungkap Teknik Multiplier melalui Lensa Probabilitas Konfigurasi Pola Matriks Mahjong Terhadap Distribusi dalam Ekosistem Digital Fortune Pendekatan Sistemik pada Ninja Spin: Evaluasi Komprehensif terhadap Data Kasino Baccarat Adaptif Transmisi Logika dalam Slot Online Membangun Konsistensi melalui Kalkulasi Variabel5 Kajian Manifestasi Pola Aktif Analitik terhadap Stabilitas Output dalam Sistem Digital Integrasi Buy Spin Progresif: Strategi Optimalisasi Rtp Online melalui Menajemen Modal Transformasi Digital Kasino Baccarat: Menelusuri Ritme Kalkulatif yang Lebih Presisi Eksplorasi Dimensi Probabilitas Memahami Evolusi Mekanik dalam Bermain Game Online 2026 Penerapan Metodologi Stokastik Slot Online Menjaga Kinerja Stabil dalam Putaran Dinamis Analisis Kasino Baccarat Mei: Bagaimana Visualisasi Mempengaruhi Keputusan Strategi Lebih Baik Pemetaan Variabel Gates Of Olympus Mengelola Risiko melalui Pendekatan Pola Terintegrasi Studi Kasus Mahjong Ways: Rekontekstualisasi Peluang dalam Struktur Matematis Modern Formulasi Ritme Starlight Princess Menjadi Teknik Manajemen Modal Berbasis Logika Sistem Kompleks Sic Bo Kembangkan Fitur Visual Dan Bonus Interaktif Panduan Menghilangkan Rasa Jenuh Saat Slot Online Sedang Stuck Kemunculan Scatter di Mahjong Wins 2 Mengubah Karakter Putaran dan Membentuk Pola permainan yang Lebih Dinamis Lanskap Komputasional Baccarat Terhadap Perubahan Paradigma dalam Strategi Profesional Siklus Adaptif RTP Mengungkap Cara Memberikan Hasil Positif dan Optimal Dragon Fire Kajian Dinamika melalui Distriusi Pola Variabel dalam Sistem Multilayer Terbaru
buku303