A A G
Contact Us

Cara Membasmi Tomcat (Paederus sp.)

Morfologi

lrngkung.jpg

Tomcat merupakan salah satu jenis kumbang yang termasuk ke dalam ordo Coleoptera dan family Staphylinidae yang memiliki lebih dari 622 spesies. Kumbang ini tersebar secara luas di seluruh dunia meliputi Eropa, Asia, Afrika, New Guinea, dan Australia, salah satu diantaranya terdapat di Indonesia, yaitu Paederus fuscipes. Mengapa kumbang ini disebut juga sebagai tomcat? Hal ini dikarenakan sepintas bentuknya mirip pesawat tempur Tomcat F-14. Tomcat memiliki ukuran tubuh dengan panjang 7-10 mm dan lebar 0,5 mm. Tubuhnya ramping dengan ujung bagian abdomen meruncing, thorax dan abdomen bagian atas berwarna merah muda hingga tua, serta caput, sayap depan  (elytra), dan ujung abdomen (dua ruas terakhir) berwarna hitam. Sayap  depan yang keras menutupi sayap belakang dan tiga ruas abdomen pertama. Sayap belakang digunakan untuk terbang. Meskipun dapat terbang, kumbang lebih suka  berlari dengan gesit. Kumbang memiliki kebiasaan yang mudah diidentifikasi,  yakni mudah melengkungkan bagian abdomennya bila diganggu dan jika sedang berlari.

Habitat

Kumbang ini bersifat kosmopolit (berada dimana-mana) dan  berasal dari tanah yang lembab serta lembek, dan biasanya dapat ditemukan di padang rumput, di sepanjang tepi aliran air, di area perkebunan ataupun area sawah. Kondisi habitat kumbang yang terganggu, misalnya karena adanya pembangunan, menyebabkan kumbang tersebut berterbangan dan bergerak menuju sumber cahaya di pemukiman saat malam hari. Kumbang tomcat aktif pada siang hari dan tertarik cahaya terang pada malam hari. Sifat inilah yang diduga memicu masuknya kumbang ke pemukiman. Sehingga, tidak heran apabila tomcat dapat ditemukan di area hotel, pemukiman manusia, ataupun di area supermarket. Kumbang tomcat lebih banyak peka terhadap sinar ultraviolet dan putih, dan relatif tidak sensitif terhadap cahaya oranye dan kuning.

Siklus Hidup

Spesies Paederus sp. memiliki siklus hidup yang mirip dengan Staphylinidae lainnya, dengan tahapan telur, larva, pupa dan dewasa. Kumbang betina akan meletakkan telurnya di dalam tanah yang lembab dan berpori serta memiliki sejumlah bahan organik yang membusuk, hal ini bertujuan untuk menghindari adanya bahaya kekeringan. Selama hidupnya, kumbang betina dapat menghasilkan telur hingga 106 butir. Perkembang fase telur pada kumbang ini berlangsung selama 4 hari. Setelah itu, telur menetas menjadi larva, larva tersebut mengalami 2 instar (2 kali pergantian kulit) sebelum akhirnya menjadi pupa. Fase larva tersebut berlangsung selama kurang lebih 9 hari. Kemudia larva tersebut memasuki fase pre pupa yang berlangsung selama 1 hari dan setelah itu fase pupa selama 4 hari. Saat kumbang sudah masuk ke fase dewasa, kumbang akan keluar dari dalam tanah kemudian hidup pada tajuk tanaman untuk mencari makanan. Lama hidup betina dewasa kurang lebih 114 hari dan jantan dewasa selama 109 hari.

Adult-A-pupa-B-second-instar-C-and-first-larval-instar-D-of-Paederus.png

Ket: (A) Dewasa, (B) Pupa, (C) Larva instar 2, (D) Larva instar 1

Populasi kumbang  meningkat pesat pada saat musim hujan, kemudian dengan cepat berkurang seiring munculnya cuaca kering pada bulan-bulan berikutnya. Populasi dari kumbang ini sangat dipengaruhi oleh curah hujan, jika curah hujan rendah, maka populasinya akan berkurang karena larva dan kepompong dapat mati lemas di dalam tanah. Tetapi, jika curah hujan cukup tinggi, maka kumbang ini dapat berkembang biak hingga kapasitas maksimumnya.

Peran Tomcat dalam Ekosistem

Kumbang tomcat berperan sebagai predator generalis dalam ekosistem pertanian, karena memiliki mangsa berbagai jenis serangga, terutama yang berstatus hama. Paederus memakan kutu daun dan serangga tubuh lunak lainnya, ganggang, bahan organik yang membusuk, tungau, dan larva lalat buah. Oleh karena itu, kumbang ini memiliki peran penting dan perlu diperhitungkan dalam pengambilan keputusan pengendalian hama dengan insektisida. Dalam kondisi tertentu, kehadiran suatu jenis hama di area pertanian diperkirakan akan mengakibatkan kerugian bagi petani. Karena populasi predator relatif sedikit sehingga tidak mampu mengatur populasi hama maka tindakan pengendalian dengan insektisida dapat dibenarkan. Sebaliknya, meskipun populasi hama di area pertanian cukup tinggi, karena populasi predator juga cukup banyak dan diperkirakan mampu mengatur populasi hama maka pengendalian dengan insektisida tidak dibenarkan. Oleh karena itu, diperlukan upaya agar keberadaan kumbang tomcat dapat dilestarikan, tetapi populasinya tidak menjadi eksplosif agar tidak mengganggu manusia.

Dampak Racun Paederin

gigitan.jpg

Paederus pertama kali menyerang manusia tahun 1901 dan kemudian tahun 1915 di Afrika. Sejak itu, serangan Paederus terjadi di berbagai belahan dunia termasuk Indonesia. Tercatat sebanyak 260 warga di Tulungagung pada tahun 2004, 50 warga Gresik pada tahun 2008, 20 warga Surabaya pada tahun 2008-2009, dan 160 warga Surabaya pada tahun 2012 yang mengalami gejala Paederus dermatitis. Selain data tersebut, pada tahun 2013 dilaporkan 500 warga di Pacitan juga mengalami serangan Paederus. Kumbang tomcat dapat menyebabkan dermatitis pada kulit, karena adanya racun paederin. Dermatitis merupakan iritasi kulit akut yang disebabkan oleh adanya kontak kulit dengan racun paederin. Hal ini bukan disebabkan oleh gigitan atau sengatan dari kumbang tersebut, tetapi karena kumbang tersebut hancur dan melepaskan racun kuat. Racun tersebut dihasilkan karena adanya endosimbiosis antara Paederus sp. dengan bakteri Pseudomonas aeruginosa.

Bakteri tersebut mampu mensekresikan enzim matriks metaloproteinase (MMP) yang mampu mendegradasi komponen matriks ekstraseluler kulit seperti kolagen, gelatin dan elastin. Dominasi unsur asam pada racun paederin memiliki sifat korosif sehingga mampu mengiritasi kulit. Gejala klinis akan muncul setelah 24-48 jam dan biasanya menghasilkan luka bakar dan gatal pada kulit. Akan tetapi pada sebagian kasus juga dijumpai rasa nyeri yang hebat, terbakar atau rasa yang sangat panas atau bahkan tanpa keluhan sama sekali. Tidak hanya itu saja, terdapat pula keluhan pada mata dan pembesaran limfe.

Upaya Penanganan Racun Paederin

Pengobatan pertama yang dapat dilakukan yaitu dengan membilas permukaan kulit yang terkena racun paederin menggunakan air mengalir dan jangan mengusap cairan racun tersebut. Bagian tubuh dan pakaian yang terkena cairan racun segera dicuci dengan sabun dan air mengalir. Penggunaan sabun (bersifat basa) dilakukan untuk meminimalisir efek dari racun tersebut yang bersifat asam. Jika timbul kemerahan pada kulit, dapat dikompres menggunakan air es untuk mengecilkan pembuluh darah dan racun tersebut dapat terisolasi sehingga pembengkakan dapat berkurang. Tindakan lain yang dapat dilakukan adalah mengoleskan salep steroid secara tipis pada permukaan kulit yang teriritasi untuk mengurangi rasa gatal dan radang. Salep antibiotik sebaiknya hanya digunakan jika timbul infeksi sekunder, misalnya menjadi bisul yang besar.

Sumber :

  1. Alberto E, Alfonso RM, Antonio, Brienne D, Manuel A. 2013. Dermatitis Linearis: Vesicating Dermatosis Caused by Paederus Species (Coleoptera: Staphylinidae) Case Series and Review. Wilderness & Environmental Medicine. 24 : 124-131
  2. Nasir S, Akram W, Ahmed F. 2012. The Population Dynamics, Ecological and Seasonal Activity of Paederus fuscipes Curtis (Staphylinidae; Coleoptera) in the Punjab, Pakistan. Elsevier. 4 : 36-41
  3. Ahmed M, Boraei H, Rakha OM. 2013. Histopathological Characterization of Induced Paederus Dermatitis Caused by Egyptian Rove Beetles (Paederus Alfierii). Journal of Basic and Applied Sciences. 2: 108-113
  4. Kusumaningrum PE, Munawir A, Hermansyah B. 2017. Efektivitas Chlorhexidine sebagai Inhibitor MMP-2 dan MMP-9 dalam Proses Dermonekrosis Akibat Racun  Kumbang Tomcat (Paederus sp.). Jurnal Pustaka Kesehatan. 5(1): 12-19
  5. Arifin M. 2012. Pengelolaan Kumbang Tomcat Sebagai Predator Hama Tanaman dan Penular Penyakit Dermatitis. Pengembangan Inovasi Pertanian. 5(1): 58-64

March, 19 2020.png

Download .pdf

Posted in Pest Control

slotsensa buku303 bujangjp suhubet atm2000 bujangjp slotsensa buku303 suhubet atm2000 bujangjp slotsensa buku303 suhubet atm2000 bujangjp slotsensa buku303 suhubet atm2000r bujangjp slotsensa buku303 suhubetr atm2000 bujangjp slotsensare buku303 suhubet atm2000 slotsensa bujangjp bujangjp bujangjp slotsensa suhubet suhubet suhubet
beritabandar rumahjurnal radarbandung podiumnews dailyinfo wikiberita musicpromote bengkelpintar liburanyuk jelajah hijau carimobilindonesia pesta nada suara irama dapur kuliner makan enak rasa makanan zona musik top jalan jalan indonesia otomotif motor indo ngobrol olahraga radarjawa medianews beritabumi kabarsantai outfit faktagosip beritagram mabarinfowarkopketapangnewslagupopulerseputardigital updatecepatmarihidupsehatbaliutamahotviralnews cctvjalananberitajalanberitapembangunanpontianaknews monitorberita koronovirus museros iklanjualbeli festajunina capoeiravadiacao georgegordonfirstnation 1reservoir revisednewslondon-bridgessultaniyya Komparasi Algoritma Provider: Membedah Perbedaan Karakteristik Putaran Antar Developer Analisis Korelasi Winrate Temporal Antara Jam Bermain dan Respon Algoritma permainan Sinkronisasi Sesi Malam Mengetahui Jam Tertentu Memiliki Ritme Permainan yang Lebih Konsisten Pemetaan Mahjong Ways2 Secara Empiris Terhadap Akumulasi Peluang Tertinggi Rahasia Analisis Algoritma Digital Melakukan Reset pada Periode Tertentu Evaluasi Distribusi Probabilitas Pergerakan Simbol pada Game Online dengan Volatilitas Tinggi Integrasi Statistik dalam Sesi Digital: Cara Membaca Tren Grafik Kemenangan Sebelum Menaikkan Stake Analisis Korelasi Sistem Terhadap Perubahan Pola yang Terjadi Pasca Maintenance Server Manajemen Psikologi Digital Dalam Menghadapi Perubahan Pola Menjadi Kunci Keberhasilan Strategi Adaptif Berbasis Momentum: Cara Mengubah Ritme Permainan Saat Algoritma Terdeteksi Melambat Kajian Teknik (Re-Spin): Dampak Pengulangan Sesi Terhadap Reset Logika Algoritma yang Sedang Berjalan Rahasia Putaran Otomatis Menentukan Batas Peluang Dan Stabilitas Pola Game Digital Analisis Efisiensi Lucky Neko Mengukur Rasio Kemenangan Terhadap Besaran Modal yang Terstruktur Strategi Adaptif Berbasis Momentum Dan Cara Mengubah Ritme Permainan Saat Algoritma Terdeteksi Sintesis Pola Interaksi RTP dan Jam Kasino Online Membentuk Ritme Permainan yang Lebih Presisi dan Terukur Evaluasi Pola Mengukur Efektivitas Struktur Putaran Terhadap Stabilitas Kemenangan Rekonstruksi Pengalaman Bermain Menjadi Strategi yang Lebih Terstruktur Mekanisme Kerja Baccarat Online Dan Dampak Kecepatan Putaran Terhadap Pola Interaksi Metrik Stabilitas RTP Memahami Fluktuasi Persentase Kemenangan dalam Rentang Waktu 24 Jam Analisis Statistik Harian: Peran Data dalam Menentukan Pilihan Game yang Lebih Optimal Proyeksi RTP Adaptif: Bagaimana Sistem Menyesuaikan Peluang Berdasarkan Volume Pemain Formulasi Angka Sebagai Peluang Munculnya Kombinasi Simbol Melalui Data Historis Fungsi Pola Logika (Wangi): Mengapa Beberapa Sesi Lucky Neko Terasa Lebih Maksimal Secara Teknis Menentukan Performa Game Online Menggunakan Statistik untuk Menghindari Sesi Berisiko Tinggi Studi Dinamika Pragmatic Play Terhadap Perubahan Winrate pada Transisi Jam Sibuk Analisis Geometris Memahami Pola Zikzak dalam Memprediksi Pergerakan Sistem digital Anatomi Algoritma Mahjong Ways2 Terhadap Sesi Tertentu dan Kompresi Simbol yang Identik Dekonstruksi Algoritma Gates Of Olympus Mencari Titik Pola Manual Investigasi Pola Berulang Mengidentifikasi Siklus Kemunculan Scatter Berdasarkan Riwayat Putaran Sintesis Pola Linier Dan Cara Kerja Logika Putaran Terstruktur pada Sesi Pagi Analisis Pengguna RTP Harian Menghadapi Fluktuasi Algoritma Game Digital Evaluasi Stabilitas Persentase Kemenangan Berdasarkan Volume Interaksi Pemain Pemetaan Transparansi Lucky Neko Dan Pengaruh Turnover Terhadap Distribusi Probabilitas Sintesis Algoritma Simbol Kaskade Dan Hubungan Frekuensi Terhadap Tingkat Volatilitas Strategi Anatomi Struktur Komputasi Mahjong Menentukan Titik Utama Pola Kemenangan Pemetaan Probabilitas Multiplier Dan Optimalisasi Putaran pada Dinamika Game Digital Rekonstruksi Mekanisme Scatter Mengidentifikasi Syarat Terbentuknya Putaran Beruntun Evaluasi Parameter Putaran Otomatis Terhadap Kemunculan Simbol Scatter Emas Mahjong Terbaru Komparasi Kasino Digital: Cara Membedakan Tingkat Resiko Berdasarkan Struktur Kartu Tips dan Trik Menjaga Keseimbangan Modal Dan Batas Resiko pada Putaran Volatilitas Tinggi Analisis RTP Terbaru Dan Probabilitas Pendekatan Matematis dalam Menentukan Hasil Maksimal Sinkronisasi Data Pemain Kasino Dan Pengaruh Kecepatan Respon Terhadap Akurasi Pola Putaran Pemetaan Ritme Game Digital Dan Cara Mengubah Momentum Sesuai Kondisi Bermain Taktik Pemetaan Mode Otomatis Mengelola Batas Peluang Tanpa Mengubah Struktur Hasil Rahasia Sinkronisasi Putaran Otomatis Mengukur Batas Kestabilan Peluang Secara Matematis Misteri Algoritma Mahjong Terbaru Menemukan Titik Keseimbangan Peluang pada Sistem Digital Kunci Kalibrasi Putaran Dadu Kasino Menyeimbangkan Rasio Resiko dan Stabilitas Pola Bermain Logika Tersembunyi Algoritma Putaran Dan Cara Menilai Stabilitas Probabilitas Secara Akurat Fakta Sistem Putaran Gates Of Olympus Beruntun Dan Pengaruh Terhadap Kemenangan Berikutnya Optimasi Parameter Momentum Sebagai Penyesuaian Dinamis Berdasarkan Evaluasi Kinerja RTP Real-Time Dinamika Putaran Berbasis Data Menentukan Batas Rasio Peluang yang Paling Efisien Eksplorasi Batas Probabilitas Dalam Mode Putaran Manual Menciptakan Stabilitas Pola Secara Presisi Rahasia Transisi Pola Mingguan Mengelola Batas Risiko dan Kinerja Game Digital Evaluasi Ritme Putaran Terprogram Dan Dampaknya Terhadap Akumulasi Peluang Kemenangan Pertama Mekanisme Baru Game Online: Algoritma Cepat Memaksimalkan Stabilitas Peluang Terstruktur Rahasia Manajemen Saldo: Membentuk Batas Peluang Berdasarkan Pola Kasino Terbaru Analisis Vektor Probabilitas Digital Dan Cara Mengukur Batas Stabilitas Pola Terstruktur pada Putaran Otomatis Sintesis Metrik RTP Real-Time Sebagai Strategi Menentukan Perubahan Algoritma Berdasarkan Fluktuasi Harian Korelasi Frekuensi Scatter dan Kecepatan Server: Rekonstruksi Logika Algoritma dalam Durasi 24 Jam Evaluasi Sistem Teknis Dinamika Volatilitas Memahami Rasio Efisiensi Modal Terhadap Stabilitas Kemenangan Jangka Panjang Analisis Komparatif Algoritma RNG Terhadap Pola Distribusi Simbol Pertama Evaluasi Probabilitas RTP Sweetbonanza Menghitung Peluang Pada Setiap Fase Observasi Dinamis Siklus Algoritma Mengidentifikasi Volatilitas pada Game Populer Membaca Dinamika Algoritma Live RTP Dengan Cara Sederhana Namun Tetap Memberikan Hasil Analisis Keberuntungan: Pendekatan Fisika Sederhana pada Mekanisme Candyland Validasi Empiris Live RTP: Mengukur Akurasi Metrik Persentase Kemenangan Terhadap Realitas Analisis Korelasi Pola Dinamis: Pengaruh Fluktuasi Terhadap Paytable Sweet Bonanza Server Global Kajian Evaluasi Statistik Permainan Pada Angka 98% Tidak Menjamin Kemenangan Pemetaan Algoritma Pragmatic: Evaluasi Hubungan Antara Putaran Manual dan Frekuensi Trigger Fitur Sinkronisasi Pola Sebagai Cara Mengintegrasikan Indikator Statistik dalam Strategi Bermain Analisis Observasi Probabilitas Jatuhnya Bola pada Sektor Roulette Berdasarkan Kecepatan Roda Studi Evaluasi Teknik Sweet Bonanza Candyland Terhadap Distribusi Multiplier Cara Mengukur Analisis Statistik Hasil Roulette untuk Efektivitas Strategi Jangka Panjang Studi Pola Dinamis Dan Evaluasi Tren Mahjongways Berdasarkan 500 Putaran Terakhir Studi Longitudinal Sebagai Observasi Perubahan Nilai RTP dalam Pola Harian Studi Komprehensif Tentang Efektivitas Penggunaan Pola Terhadap Algoritma Retensi Server Malam Analisis Perbandingan Tingkat Kemenangan Pada Game Slot Klasik Dengan Versi Terbaru Menemukan Rahasia Pola Gates Of Olympus Melalui Sudut Pandang yang Lebih Akurat Evaluasi Kecepatan Sinkronisasi Terhadap Probabilitas Kemenangan Pemain Aktif Kajian Ilmiah Mengenai Alasan Teknis Mengapa Algoritma Baccarat Terasa Lebih Ringan Hari Ini Menghitung Rasio Keberhasilan Strategi Kelola Modal Menggunakan Pendekatan Game Slot Terbaru Langkah Tepat Memahami Sistem Terbaru Kasino Baccarat Tanpa Kesalahan Analisis Sweetbonanza Dalam Mendistribusikan Kemenangan Berdasarkan Akumulasi Kemenangan Cara Validasi Mengenai Keakuratan Pola Slot Yang Beredar Di Komunitas Pemain Besar Studi Mahjong: Efisiensi Penggunaan Fitur Double Chance Terhadap Persentase Keberhasilan Cara Efektif Membaca Pola Algoritma Terbaru Mahjong Ways untuk Kemenangan Stabil Langkah Cerdas Mengamati Pergerakan Live RTP Untuk Menghindari Risiko Kerugian Besar Strategi Akurat Memahami Sistem Kerja Pada Gates Of Olympus 1000 Terbaru Panduan Teknis Mengevaluasi Frekuensi Scatter Pragmatic Menggunakan Analisis Sederhana Metode Tepat Mengkalkulasi Peluang Kemenangan Pada Permainan Sweet Bonanza 2026 Evaluasi Manajemen Ekuitas: Aplikasi Teori Probabilitas untuk Meminimalisir Risiko Analisis Rasio (Risk-to-Reward): Studi Strategi Berdasarkan Volatilitas Permainan Observasi Perilaku Algoritma Terhadap Evaluasi Perubahan Pola Saat Putaran Cepat Mekanisme Komprehensif (Buy Spin): Analisis Statistik Efisiensi Biaya vs Probabilitas Kemenangan Mengkaji Ulang Mekanisme Scatter Hitam Melalui Uraian Logis Yang Lebih Mudah Dipahami Analisis Statistik Akurasi Indikator RTP Live Terhadap Kemenangan Besar Mahjong Ways Terbaru Evaluasi Algoritma RNG Pada Jam Tertentu Untuk Mencapai Profit Stabil Di Roulette R001 Studi Mendalam Hubungan Volatilitas Server Dengan Frekuensi Putaran Sempurna Observasi Dinamis Pola Berdasarkan Data Frekuensi Putaran Mesin yang Lebih Optimal Kalkulasi Probabilitas Permainan Untuk Menentukan Momentum Kemenangan Maksimal Investigasi Teknis Putaran Otomatis Sweet Bonanza Mengenai Sistem Algoritma Terbaru Memahami Logika Perputaran Simbol Mahjong Ways Lewat Pendekatan Analitis Yang Jernih Analisis Digital Terhadap Mekanisme Perubahan Pola Simbol Setelah Reset Server Eksplorasi Sistem Terbaru Sweet Bonanza Dalam Balutan Analisis Yang Mudah Bagi Pemula Pemetaan Strategi Berdasarkan Logika Pemrograman Sistem RTP Untuk Hasil Efektif
buku303